ISLAMIANA

Referensi Islami Masa Kini

Monday, August 21, 2017

BEGINI CARA BERTAUBAT

Sebagai manusia biasa, kita pastilah memiliki dosa. Baik dosa kepada sesama manusia terlebih dosa kepada Allah, Zat Yang Maha Kuasa. Ada dosanya yang sedikit, dan ada pula yang banyak. Kita masing-masing dapat mengukur dan menakar doa kita itu.

Dalam kondisi berlumuran dosa, kita terkadang masih berharap untuk menjadi orang yang beruntung dengan masuk surga. Alangkah naifnya. Namun terlepas dari itu, yang menjadi pertanyaan adalah apakah mungkin?

Kemungkinan selalu ada, bila kita ingin berusaha dan berbenah diri. Caranya “Bertaubatlah kamu kepada Allah wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung” begitulah arti Firmal Allah dalam An Nur Ayat 31.

Maka bila saat ini, kita bergelimangan dosa, jangan hanya meratapinya. Namun segeralah bertaubat. Mohon ampun kepada Allah Swt. Karena bila dosa kita sebesar gunung Semeru, maka ampunan Allah lebih besar daripada itu.

Bergegaslah sebelum nyawa sampai ditenggorokan. Karena bila sudah demikian, pintu taubat pun sudah ditutup. Mari kita selalu bertaubat dengan kembali pada ketaatan kepada Allah Swt.
Untuk bartaubat ada beberapa hal yang harus kita lakukan dan ini menjadi syarat taubat sebagaimana dituturkan Imam Nawawi dalan kitabnya Riadhus Shalihin.

1. Orang yang bertaubat harus menghentikan maksiat.
2. Harus menyesal atas perbuatan yang telah terlanjur dilakukannya.
3. Niat bersungguh-sungguh tidakakan mengulangi perbuatan itu kembali.
4. Bila dosa itu berhubungan dengan hak manusia, maka orang yang bertaubat harus menyelesaikan urusannya dengan orang lain itu.

Kemudian hendaklan kita selalu membca istighfar dan memohon ampun kepada Allah dengan sepenuh hati. Dan jadikan ini sebagai rutinitas. Karena Nabi Muhaamad Saw sendiri membaca istighfar kepada Allah seratus kali dalam sehari. Meskipun nabi maksum dan pasti masuk surganya Allah.

Kemudian apabila kita secara tidak sengaja berbuat salah dan dosa maka hendaklan segera berinstghfar, mohon ampun dan bertaubat kepada Allah. Bila kesalahan itu kepada sesama manusia maka jangan pernah menunda untuk memohon ampun kepadanya. Karena kita tidak tahu kapan ajalan akan menjemput kita.

Dengan begitu mudah-mudahan kita bisa kembali kepada Allah dengan hati yang selamat dan mendapat ridha-Nya. Sehingg surga menjadi tempat kita diakhirat kelak. Amin.

No comments:

Post a Comment