ISLAMIANA

Referensi Islami Masa Kini

Thursday, January 3, 2019

INI JURUS AMPUH ATASI STRES

Sahabat Islamiana. Stres bisa saja menghampiri manusia. Terutama saat terlalu banyak beban pikiran, saat persoalan datang bertubi-tubi, saat keinginan yang didambakan tak terwujud, saat realita tak sesuai dengan espektasi. Beban kerja menumpuk, masalah ekonomi keluarga sedang sulit dan lain sebagainya.

Sebagai muslim beriman, seharusnya kita bisa menyikapi kondisi yang demikian dengan tepat. Karena hidup tentulah dihadapkan dengan berbagai persoalan, berbagai kondisi dan berbagai masalah.

Namun terkadang manusia yang mengalami stres melampiaskan dengan kemarahan. Bahkan bagi yang stres berat dan kemudian putus asa, hilang akal sehatnya hingga mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Na'uzubillah. Ini yang seharusnya tidak terjadi.

Sahabat Islamiana. Stres sebenarnya adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Bila kita mengalami stres, maka lekaskan mengatasinya. Jangan biarkan pikiran berada dalam kestresan. Alangkah baiknya kita tata mental kita agar bisa terhindar dari stres.

Berikut Islamiana berbagai beberapa cara untuk mengatasi atau menghindari stres.

Pertama, zikir atau mengingat Allah. Dengan begitu hati dan pikiran kita akan menjadi tenang. Tanamkan dalam diri bahwa kita hanya berusaha dan Allah lah penentunya. Baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk kita. 

Kita hanyalah mahluk ciptaan-Nya yang pengetahuannya terbatas, sedangkan Allah SWT zat yang Maha Tahu.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi [pula] kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (al-Baqarah: 216)

Kedua, yakinlah bahwa masalah yang kita hadapi mampu kita atasi. Karena dalam prinsip hidup, tak ada masalah yang tidak ada solusinya. Bila Allah menghadapkan kita dengan masalah, maka bersamaan dengan itu pula Allah memberikan solusinya. Hanya kita sebagai manusia yang harus mampu dengan jernih menyikapi dan menghadapi serta mencari solusi masalah tersebut.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya …” (Al-Baqarah: 286)

Ketiga, tetap optimis menatap masa depan. Bila gagal, itu bukan berarti dunia kiamat, kita bisa bangkit. Bila kenyataan tak sesuai harapan, maka itu adalah proses yang belum tuntas kita jalani. Tetap maju karena banyak kenyataan-kenyataan yang lebih indah sedang menanti.

Yakinlah bahwa masalah atau beban yang dihadapkan kepada kita adalah cara Allah untuk membuat kita lebih dewasa dalam bersikap, lebih matang dalam berfikir dan lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Keempat, tetap sabar dalam ketaatan menjalankan perintah Allah. Ini penting kita garis bawahi, bahwa sesungguhnya dunia ini fana tak abadi. Ada kehidupan yang lebih baik daripada kehidupan dunia. Semua perbuatan kita semasa hidup akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Maka tetaplah taat kepada Allah. Niscaya tempat yang baik di akhirat sedang menunggu.

Terakhir  tetap bersyukur dengan apa yang kita dapatkan. Karena dengan bersyukur kenikmatan akan bertambah. Agar bisa bersyukur, lihatlah orang yang posisinya berada di bawah kita. Dengan begitu kita akan menemukan kenikmatan tak terhingga.

Mudah-mudahan kita selalu terhindar dari stres. Semoga bermanfaat. Waulohu A'lam. ***

1 comment:

  1. kadangkala yang membuat kita stres adalah tidak sesuai anatara harapan dan kenyataan, misalnya kita ikut lomba, kita udah berusaha semaksimal mungkin tapi hasilnya kita malah tidak juara, gimana kita meredakan stresnya?

    ReplyDelete