ISLAMIANA

Referensi Islami Masa Kini

Friday, October 19, 2018

WAJIB TAHU, ALASAN PANGGILAN CEBONG DAN KAMPRET TAK BOLEH DIGUNAKAN

Sahabat Islamiana. Tak bisa di pungkiri, jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019, masyarakat kembali terbelah menjadi dua kubu. Satu kubu pendukung Capres Jokowi dan satu lagi pendukung Prabowo.



Akibat dari polarisasi tersebut, terdapat sebutan yang kurang baik diantara para pendukung kedua kubu. Yakni "Cebong" untuk pendukung Jokowi dan "Kampret" untuk Pendukung Prabowo.

Sebutan itu sangat masif di dunia maya, seperti di media sosial, sehingga menjadi olok-olokan. Bahkan saat ini sebutan tersebut sudah mulai muncul dan dibawa ke permukaan dunia nyata.

Menanggapi situasi demikian, beberapa tokoh mulai menghimbau untuk menghentikannya, diantaranya adalah KH. Abdullah Gymnastiar (Aa' Gym) dan TGB Zainul Majdi.

Mengapa harus dihentikan, karena sesungguhnya perbuatan demikian sangat jauh dari nilai-nilai ajaran Islam. Memanggil dengan sebutan jelek.Terlebih sesama muslim.

Allah Swt. berfirman dalam Al-Hujurat ayat 11.

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (11) }

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik daripada wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman; dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itu orang-orang yang zalim."

Allah Swt. melarang menghina orang lain, yakni meremehkan dan mengolok-olok mereka. Seperti yang disebutkan juga dalam hadis sahih dari Rasulullah Saw. yang telah bersabda:

"الكِبْر بَطَرُ الْحَقِّ وغَمْص النَّاسِ" وَيُرْوَى: "وَغَمْطُ النَّاسِ"

"Takabur itu ialah menentang perkara hak dan meremehkan orang lain; menurut riwayat yang lain, dan menghina orang lain."

Makna yang dimaksud ialah menghina dan meremehkan mereka. Hal ini diharamkan karena barangkali orang yang diremehkan lebih tinggi kedudukannya di sisi Allah dan lebih disukai oleh-Nya daripada orang yang meremehkannya.

Oleh karena itu sebagai muslim yang beriman, mari mulai saat ini berhentikan memberikan dan memanggil dengan sebutan Cebong dan Kaampret. Karena hal tersebut merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.

Boleh berbeda pilihan politik, namun persaudaraan dan pertemanan harus tetap terjalin dengan baik. Boleh beda pilihan politik, ahklakul karimah tetap harua dijaga. Waulohu A'lam. (*)

No comments:

Post a Comment