ISLAMIANA

Referensi Islami Masa Kini

Tuesday, August 22, 2017

LIMA FAKTA ILMIAH TENTANG KAKBAH


Sahabat ISLAMIANA, Kakbah adalah rumah Allah. Allah telah menjadikannya sebagai simbol tauhid dan lambang penghambaan dan pemersatu umat. Bagi umat islam, Kakbah adalah kiblat. Ini menegaskan tentang persatuan dan simbol ketauhidan.

Dalam perjalanannya, kakbah juga banyak menyimpan sejarah, dan cerita. Bahkan seiring dengan berjalannya waktu banyak fakta ilmiah menarik yang ditemukan berkenaan dengan Kakbah. Berikut fakta tersebut.

1. Kakbah memancarkan Sinar Radiasi

Pelanet yang kita tinggali ini mengeluarkan semacam radiasi yang kemudian diketahui sebagai medan magnet. Penemuan ini sempat mengguncang Badan Antariksa Amerika Syarikat, NASA.

Temuan ini sempat dipublikasikan melalui media Internet, namun 21 hari tayang, situs yang mempublikasikan temuan tersebut hilang dari dunia maya.

Meskipun demikian keberadaan radiasi tersebut tetap diteliti oleh para ilmuan. Hingga pada akhirnya diketahui bahwa radiasi tersebut berpusat di Kota Makkah, tepat dimana kakbah berada.

Yang lebih mengejutkan, radiasi tersebut ternyata tidak berujung. Ini terbukti saat astronot mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih tetap terlihat.

2. Di Makkah Tida Ada Daya Tarik Magnet

Di Makkah tidak ada daya tarik magnet. Sehingga bila kita mengeluarkan kompas, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali. Ini karena daya tarik antar kutub magnet dilokasi tersebut sama besarnya.

3. Tekanan Geravitasi Tinggi

Kakbah dan sekitarnya merupakan daerah dengan gaya gravitasi tinggi. Ini menebabkan satelit frekuensi radio, atupun peralatan teknologi lainnya tidak dapat mengetahui isi di dalam kakbah.

Selain itu tekanan gravitasi tinggi juga menyebabkan kadar garam dan alirah air sungai bawah tanah tinggi. Inilah yang menyebabkan shalat di masjidil Haram tidak akan terasa panas, meskipun tenpa atap. Tekanan gerafitasi yang tinggi memberikan kesan langsung kepada sistem imun tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari segala macam penyakit.

4. Kakbah Memancarkan Energi Positif

Kakbah memancarkan energi positif. Itu karena ianya dijadikan sebagai kiblat oleh orang yang shalat di seluruh dunia. Orang yang shalat memancarkan energi positif, apalagi semua berkiblat ke kakbah. Bahkan energi positif yang terpusat di Kakbah dan menjadi pusat gerakan shalat sepanjang waktu karena diketahui shalat mengikuti pergerakan matahari. Itu artinya setiap waktu ada orang yang shalat.

5. Kakbah Merupakan Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan sebuah fakta bahwa mekah tempat kakbah berada merupakan pusat bumi. Penemuan ini dilakukan secara tidak sengaja.

Awalnya sanga Prof. meneliti cara untuk menentukan arah kiblat dengan cara menarik garis-garis pada peta. Kemudian dia mengamati posisi ke tujuh benua dan jarak masing-masing terhadap Makkah. Dia pun menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan lintang bumi.

Dua tahun meneliti, dia kemudian terbantu oleh teknologi komputer untuk menentukan jarak yang benar dan variasi yang berbeda. Kemudian dia menemukan bahwa Mekkah adalah pusat bumi. Dia pun kemudian menggambar satu lingkaran dengan Makkah sebagai pusatnya dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benua. Dan pada waktu yang sama I’d bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut.

Tak hanya itu, kemudian studi-studi lebih lanjut dilakukan mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan. Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempeng Arab. Lempengan-lempengan itu terus menerus memusat kearah Makkah.

Referensi: Buku Misteri dan Keajaiban Kakbah karya Dr Abad Badruzaman teribitan Hijra Publishing.