ISLAMIANA

Referensi Islami Masa Kini

Saturday, August 19, 2017

KESURUPAN DAN CARA PENYEMBUHANNYA

Pristiwa kesurupan massal kerap terjadi di negara kita. Banyak kita dengar beritanya melalui media elektronik atau membacanya di media cetak maupun online. Pristiwa ini sebenarnya sudah terjadi sejak dulu. Rasullullah Saw juga dalam beberapa riwayat berkali-kali menangani masalah kesurupan.
Sehingga fenomena tersebut buakanlah fenomena baru. Hanya saja seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, berita atau kabar cepat terpublikasikan. Sehingga kita cepat tahu terjadinya pristiwa tersebut karena kecepatan persebarannya.

Adapun penyebab terjadinya pristiwa yang sering dinamai kesurupan massal diantaranya.

Pertama bukan kerasukan, tetapi memang depresi karena tekanan mental cukup berat sehingga menyebabkan manusia hilang kesadaran atau kontrol sehingga seolah-oleh seperti kesurupan atau histeris.

Kondisi ini sangat rentan terjadi saat kondisi pikiran suntuk, beban pikiran yang berat ditambah lagi dengan kondisi badan yang capek. Orang yang mengalami gangguan itu bisa menularkan kepada yang lainnya melalui sugesti.

Utamanya kaum perempuan yang rata-rata memiliki mental dan rasa iba dibawah lelaki, sehingga mudah terstimulus dan menjadikannya histeris atau depresi.

Kemudian ada juga yang memang kemasukan jin secara bersama-sama.

Syaihul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Majemuk Fatwa (24/267) menjelaskan bahwa para imam Ahlussunnah Wal Jamaah telah menyepakati bahwa jin dapat masuk kedalam tubuh manusia. Ibnu Taimiyah kemudian mengutip firman Allah surat Al-Baqoron ayat 275 yang artinya:

“Orang-orang yang memakan riba ridaklah bangikit melainkan seperti bangkitnya orang yang kemasukan setan sehingga menyebabkannya gila…,”
Dalam hadist Rasulullah Saw bersabda. “Sesungguhnya setah beredar dalam diri manusia seperti mengalirnya darah” (HR Mutafaquan Alaih)

Dalam berbagai riwayat hadis lainnya Rasulullah juga berkali-kali melakukan pengusiran terhadap jin yang memasuki manusia.

Ibnu Taimitah juga berpendapat bahwa saitan adalah leluhur jin. Dia juga berpendapat bahwa gangguah jin terhadap manusia ini bisa terjadi lantaran kesenangan dan rasa rindu.

Namun kebanyakan ini terjadi karena pemberian hukuman dari jin. Karena manusia menyakiti jin atau para jin, seperti melakukan kencing terhadap sebagian jin, menyiramkan air panas, dll. Walaupun sebenarnya manusia sendiri merasa tidak berbuat seperti itu. Namun ada juga jin yang bersifat. Iseng bodoh dan jahat.

Untuk mengatasi masalah kesurupan massal ini baik yang karena depresi ataupun gangguan jin perlu penanganan dari ahlinya. Namun setidaknya penanganan tersebut juga bisa dilakukan secara mandiri dengan cara membaca ayat-ayat suci Al-quran.

Utamanya ayat-ayat Manzil yang sudah terbukti bisa menyembuhkan orang yang terkena gangguan jin seperti kesurupan dan gangguan sihir. Juga dapat menyembuhkan manusia dari penyakit rohani dan jasmani,

Caranya yakni dengan membaca ayat-ayat tersebut lalu menghembuskan kedalam air. Kemudian minumkan air tersebut kepada orang yang dimaksud seraya berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya.

Kemudian setelah sadar, nasehatilah orang yang sakit tersebut untuk hidup secara syar’i menjalankan ketaatan kepada Allah dan menghindari dari perbuatan maksiat.

Berikut ayat-ayat Manzil: Alquran surat Al-Fatihah, Al-Baqoroh ayat 1-7, Al-Baqoroh ayat 163, Ayat Kursi dan dua ayat sesudahnya, Al Baqoroh ayat 284-286, Ali-Imran ayat 18, Ali Imron 26-27, Al-A’raf 54-56, Al-Isra’ ayat 110-111, Al-Mukminun 115-118, As-Shaffaat 1-11, Ar-Rahman 33-40, Al-Hasyr 21-24, Al-Jin ayat 1-4, Al-Kafirun 1-6, Suarat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas.

Semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca pada umunya. Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Amin.

*Referensi Majemuk Fatwa-Ibnu Taimiyah, Kerasukan Massal dan Ayat-Ayat Manzil-Suparyakir dan beberapa kitab dan buku lainnya.

No comments:

Post a Comment